Kata Maradona soal Kolombia vs Inggris ini bikin marah FIFA & Inggris

Kata Maradona soal Kolombia vs Inggris ini bikin marah FIFA & Inggris

Kata Maradona soal Kolombia vs Inggris ini bikin marah FIFA & Inggris

chaliceofbloodangel.com - Meski sudah tak melatih timnas Argentina, Diego Maradona masih jadi pusat perhatian pada Piala Dunia. Pemain legendaris ini selalu hadir di kursi VIP setiap kali Argentina bermain. Ia juga ternyata ditunjuk sebagai ambasador badan pemerintah Argentina untuk Piala Dunia 2018 ini. Namun bukannya menjaga nama baik, Maradona malah membuat beberapa aksi kontroversial.

Tokoh legenda sepak bola Argentina ini terlihat menggebu-gebu bahkan sampai kolaps saat timnya lolos ke babak 16 besar. Selain itu, ia juga sempat dituduh melakukan sikap rasis ke suporter Korea Selatan. Tak sampai di situ, pria 57 tahun ini kembali berulah. Saat Kolombia vs Inggris ia kembali melontarkan ucapan yang kontroversial.

foto: Instagram/@maradona

Setelah pertandingan dramatis yang dimenangkan oleh The Three Lions, Maradona menyebutkan bahwa wasit Mark Geiger telah banyak mengambil keputusan buruk pada pertandingan tersebut. Ia juga mengecap Inggris telah melakukan pencurian monumental terhadap pasukan Jose Pekerman.

Maradona mengatakan wasit asal Amerika Serikat tersebut seharusnya menghukum Harry Kane alih-alih memberi penalti karena pelanggaran pemain Kolombia, Carlos Sanchez. Pencetak gol tangan Tuhan pada Piala Dunia 1986 ini juga mengatakan komite wasit FIFA, Pierluigi Collina, harus disalahkan atas penunjukkan Geiger dalam memimpin pertandingan Kolombia vs Inggris.

foto: Instagram/@maradona

Pernyataan Maradona tersebut tentu saja membuat orang Inggris dan FIFA naik pitam. Dilansir brilio.net dari laman dailymail, FIFA mengatakan sindiran Maradona sepenuhnya tidak pantas dan sama sekali tidak berdasar. Badan sepak bola tertinggi dunia tersebut telah melakukan segala cara agar Piala Dunia berjalan bersih dan adil. Mereka sangat menyayangkan pernyataan tersebut datang dari seorang pemain yang pernah mencatatkan sejarah di sepak bola dunia.